Banda Aceh - Workshop
Kesiapsiagaan Sekolah Aman (SAB) terhadap potensi bencana gempa bumi dan
tsunami diperlukan peningkatan pemahaman, kesadaran dan kewaspadaan masyarakat
Aceh, dalam hal mengurangi Risiko bencana. Ketua Forum Pengurangan Risiko
Bencana (Forum PRB) Kota Banda Aceh M.Hasan Dibangka, S.Si, M.Si menyatakan
perlu dilakukan Training of Trainer (TOT) kepada Stakeholder untuk menjadi Team
Asssment yang akan bertanggung jawab terhadap kegiatan survey kesiapsiagaan
Sekolah Aman Bencana (SAB) 16 sekolah di kota Banda Aceh. Ia menambahkan
kegiatan ini didukung dan dihadiri langsung Andrys Erawan Technical Officer
SCDRR UNDP - United nations Development Program dengan dihadir
Dilanjutkan Fahmi Ibrahim, SH manager Program Foorum
PRB Banda Aceh, Pelatihan workshop ini diikuti oleh 55 peserta, terdiri dari
Dinas Pendidikan Aceh, Dan Dinas Pendidikan Banda Aceh, Dinas Pendidikan Dayah
Aceh, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Badan Penanggulangan Bencana
Daerah (BPBD) Banda Aceh, Kemenag Kota Banda Aceh, Forum PRB Aceh, RAPI Aceh,RAPI Banda Aceh, PMI Aceh, PMI Banda Aceh, serta pihak sekolah yang direkomendasikan oleh 3 Intansi terkait, manager program menambahkan, pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama yang bertujuan untuk membangun komitmen bersama untuk melaksanakan Survey bersama sama yang mengunakan STEP- A yang tersedia di Play Store Android di 16 Sekolah, Sedangkan hari Kedua adalah praktek cara penggunaan STEP – A yang akan langsung disampaikan oleh pihak yang membuat aplikasi tersebut dari LIPI, Pemilihan sekolah didasarkan atas rekomendasi dari Dinas Terkait dengan indikator tingkat kerawanan lokasi sekolah tersebut terhadap ancaman gempa bumi dan tsunami serta beberapa indikator lainnya.
Sementara itu Narasumber lainnya Sekretaris Dinas
Pendidikan Aceh, Muslem, S.Ag, M.Pd mengatakan, penilaian terhadap sekolah
dalam kesiapsiagan bencana merupakan satu hal yang penting dimana saat bencana
terjadi, sekoah mengalami kerusakan Inprastruktur dan pendukung proses belajar
mengajar lainnya, seperti laboratorium Alam, Ruang Komputer umumnya berada di
lantai satu sehingga hal itu akan terganggu terhadap keberlanjutan proses
belajar mengajar pasca bencana terjadi
Kepala BPBD Banda Aceh, Fadhil, S.Sos, MM mengatakan,
bahwa kegiatan merupakan bentuk sinergitas dalam pengurangan risiko bencana di
Banda Aceh, dimana Forum PRB Banda Aceh merupakan Mitra kerja BPBD tanpa harus
menunggu Ada Anggaran di APBK Banda Aceh tapi bisa membantu BPBD dengan
menggait pihak donatur.
“Sinergitas ini terlihat sangat dimana awal tahun ini
kita bisa lakukan kegiatan secara bersama-sama dengan kerja keras ketua Forum
PRB Banda Aceh bersama teamnya dalam menyakinkan UNPD untuk pembiayaan kegiatan
workshop 23 januari 2018 ini,<mhb>



EmoticonEmoticon