Goa Luntie, Lhoong, Aceh Besar sebagai "Geopark " jejak Tsunami Purba.di Aceh


Banda Aceh.  - BPBA laksanakan rapat koordinasi terkait pelestarian Gua Ek Lentie di Meunasah Lhok kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar, di Aula kantor BPBA,  Rakor  ini dihadiri  50 peserta   dari lintas sektor antara lain dinas dilingkungan Pememrintah Aceh,Asisten II Pemda Aceh Besar, Dinas ESDM Aceh, BMKG, TDMRC, BPBD Aceh Besar, BPN, Forum PRB Aceh, Rapi, Balai Pelestarian Cagar Budaya Aceh dan media.(28052018)



Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Teuku Ahmad Dadek mengatakan, penemuan gua endapan tsunami oleh Periset Paleotsunami Aceh Bapak Nazli Ismail Phd bersama teamnya di Meunasah Lhok kecamatan Lhoong  Kabupaten Aceh Besar ini merupakan suatu penemuan penting untuk memperkaya kajian tsunami.  Aceh menjadi tempat paling bagus untuk pembelajaran tsunami, dan menjadi laboratorium Alam Pengetahuan Tsunami untuk memperkuat  pengetahuan pencegahan dan kesiapsiagaan bencana di masyarakat,  penemuan ini perlu didorong dalam pelestariannya dengan langkah kongkrit  BPBA akan menganggarkan dana  di RKA 2019”. Ujar Dadek. yang baru menduduki jabatan 42 hari sejak dilantik 16 April 2018

Narasumber  dari Tsunami Disaster Mitigasi Riset Center (TDMRC) Nazli Ismail,PhD yang juga Ketua Prodi Magister Ilmu Kebencanaan Unsyiah

Narasumber  dari Tsunami Disaster Mitigasi Riset Center (TDMRC) Nazli Ismail,PhD yang juga Ketua Prodi Magister Ilmu Kebencanaan Unsyiah memaparkan bahwa pihaknya telah melalukan penggalian " Gua  Ek luntie Tsunami Purba" untuk melihat sejarah tsunami mulai dari tahun 7400 tahun yang lalu hingga Tsunami 2014. Dalam penggalian tersebut terdapat endapan endapan tanah yang berasal dari gelombang tsunami dan kotoran kelelawar yang hidup dalam gua, diakhir paparanya  Gua  Ek luntie Tsunami Purba dapat dijadikan tempat wisata dan dibangun Tugu Patahan Sumatra di patahan Lamtamot sebagai situs sejarah

Asisten II Kabupaten Aceh Besar yang hadir mewakili Bupati Aceh Besar dalam pertemuan tersebut mengatakan berkaitan dengan gua bahwa sebelumnya pihaknya telah berupaya agar ada anggaran untuk membenahi " Gua  Ek luntie Tsunami Purba "tersebut, dan pertemuan hari ini memberikan banyak pengetahuan sehingga akan menjadi masukan, dan informasi ini akan disampaikan ke pimpinan. Pihaknya akan menindaklanjuti hal ini dengan berkoordinasi apa yang bisa dilakukan untuk kesiapsiagaan bencana. “Rencana kami akan kami sosialisasikan kepada masyarakat dan akan dipamerkan di PKA nantinya” ujar Asisten II

Pertemuan SERI SEMINAR KEBENCANAAN # 18  diawali  paparan materi dan diksusi yang  melibarkan stakeholder yang hadir dan dilanjutkan dengan kunjungan langsung ke Gua yang sebelumnya dilakukan foto bersama  (mhb)

  

Artikel Terkait

Previous
Next Post »